Pages

Selasa, 08 Maret 2016

Relawan Jawaban Atas Kepedulian*)

sumber : http://www.varia.id/2015/02/27/pertamina-foundation-tambah-sekolah-sobat-bumi/
Pendidikan merupakan pondasi dasar dalam membangun tiang negara yang kuat dan kokoh. Kualitas masa depan suatu bangsa dilihat dari kualitas pendidikan generasi mudanya. Pendidikan merupakan jendela mimpi, tanpa pendidikan jendela itu akan tertutup rapat dan tak ada mimpi di benak anak anak bangsa. Hakikat ilmu pengetahuan yang pertama diperoleh dari pendidikan, baik yang diajarkan dalam keluarga maupun yang diperoleh di bangku bangku sekolah. Maka, jika ada yang bertanya Apakah pendidikan itu penting? Jawabannya bukan hanya penting, tapi itu merupakan Hak dan Kebutuhan seluruh anak bangsa. Seperti yang dikatakan Nelson Mandela “Education is the most powerful weapon which you can use to change the world”
Pendidikan tak terjangkau oleh ruang dan waktu. Setiap anak Indonesia, kapanpun dan dimanapun berhak memperoleh pendidikan. Anak Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan, baik miskin maupun kaya, baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri, tak terkecuali anak buruh migran sekalipun. Pastikan pendidikan sampai di tangan mereka, pastikan setiap hari ada pengajar yang berbagi ilmu di hadapan mereka karena siapapun dan dimanapun mereka berada, mereka tetaplah generasi muda Indonesia yang akan ikut serta menentukan masa depan bangsa kelak.

Sabtu, 09 Januari 2016

Pesan untuk Raga



Raga, jangan pernah kau kecewakan Jiwa

Raga, jangan kau tak hiraukannya

Tak usah selalu kau dengar apa yang Pikir kata

Karena semesta terlalu luas dijangkau logika

Dengarkan suara Jiwa

Meskipun ia selalu merengek dan menuntut

Meskipun ia selalu mengusik dalam kenyamanan diammu

Namun disanalah, tempat Tuhan bisikkan pesan

Raga, percayalah

Tak ada Jiwa yang berdusta





Sabtu, 26 September 2015

Sistem Tuhan, Mengabdi tak Sepenuhnya Memberi!

Ditulis tanggal 27 September 2015 

3 serangkai ^__^

Hari ini (Sabtu, 26/9) adalah untuk yang kesekian kalinya aku mengikuti program Brawijaya Mengajar, sebuah program pengabdian masyarakat untuk mengajar di sekolah dasar di daerah yang masih tertinggal. Jika kau tahu gerakan Indonesia mengajar, maka gerakan ini hampir sama dengannya, hanya skalanya lebih kecil. Ada 3 SD yang menjadi binaan Brawijaya Mengajar, SDN Srimulyo 2 di Kecamatan Dampit, dan SDN 3 Ngabab serta MI Miftahul Ulum di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Seperti biasa, hari Sabtu adalah waktu kami beraksi. Di saat teman-teman kami yang lain masih bergulat manja dengan selimut dan gulingnya, kami para pengajar sudah siap menuju ke tempat pengabdian. Sabtu ini, aku kebagian mengajar ke MI Miftahul Ulum. Pukul 05.30 sepeda motor kami sudah mulai berjalan meninggalkan kampus tercinta tempat kami biasa berkumpul. Bukan kali pertama aku mengunjungi MI Miftahul Ulum. Ini adalah yang ketiga kalinga. Meski demikian, di setiap kedatanganku, selalu ada cerita menarik yang selalu berbeda setiap minggu, termasuk yang akan kuceritakan sebentar lagi. Cerita dan pengalaman yang membuatku tak bosan untuk datang ke sini lagi.