Pages

Jumat, 25 April 2014

POSTER BIOLOGI


maksud dari poster ini adalah poster ini mengajak kita untuk membayangkan apa yang akan terjadi seandainya semua pohon yang ada di bumi ini ditebang secara tidak bertanggung jawab untuk keperluan industri, perkantoran, perumahan dan lain sebagainya. Jika hal itu terjadi maka keanekaragaman hayati kita akan terancam. Banyak hewan yang akan punah (disini digambarkan dengan gorilla). Maksud dari seorang anak menanyakan what's your name? adalah jika suatu saat hewan-hewan ini punah maka anak cucu kita tidak akan mengenali hewan tersebut. Dan mengapa jawaban si gorilla  ckckc  adalah karena prihatin dengan keadaan yang telah terjadi. Kalimat "apakah kita akan membiarkan ini terjadi?" adalah sebuah renungan untuk kita apakah kita akan membiarkan suatu saat keadaan yang ada di poster ini benar-benar terjadi pada kehidupan kita dan mengajak pembaca poster untuk ikut bertanggung jawab menjaga keanekaragaman hayati yang ada di bumi ini.

Nama       : Rista Fitria Anggraini
NIM         : 135100100111034
Kelas        : J
Tema         : Biodiversitas

Senin, 17 Februari 2014

That’s a Professional Works

Ditulis tanggal 17 Februari 2014
Sudah 4 kali tim barunya melakoni pertandingan di Indonesia Super League, namun ia tak sekalipun masuk line up. Pertandingan sore ini adalah untuk pertama kalinya dia menjadi starting eleven. Namun, siapa sangka dalam laga perdananya ini, ia harus melawan mantan klub yang pernah dibelanya. Klub yang selama 13 tahun, ia pakai kostumnya. Satu-satunya klub Indonesia yang logonya tersemat di dadanya sejak ia menjadi pemain professional. Klub yang sangat ia cintai dengan segenap jiwa dan raga, dengan seluruh hati dan pikirannya. Hari ini, untuk pertama kalinya ia melawan klub kebanggaannya tersebut. Hari ini, untuk pertama kali dalam perjalanannya menjadi pemain professional, ia harus melesatkan bola ke gawang klub yang selama 13 tahun ini ia jaga dengan sekuat tenaga. Dan, dia BERHASIL, Kawan. Dia berhasil membungkam keraguan publik akan dirinya. Ia berhasil mengatasi segala tekanan yang ditujukan kepadanya. Ia berhasil membuktikan kepada kita semua bahwa ia masih menjadi seorang striker papan atas negeri ini yang patut diwaspadai. Dan lebih daripada itu, ia berhasil membuktikan kepada dirinya sendiri bahwa ia adalah pribadi yang KUAT dan BUKAN PENGECUT.

Rabu, 29 Januari 2014

Ibu... Ibu... Ibu...

Tadi malam, saya baru saja mengalami sebuah hal yang sangat memilukan sampai saya harus menitikkan air mata. Beginilah kira-kira cerita yang membuat rasa pilu itu.

Sehabis maghrib, saya mendengar kabar dari bapak saya kalau guru saya mengaji waktu kecil Mbah Isah sedang sakit. Kata bapak saya, badan Mbah Isah yang dulu gemuk berisi dan kuat sekarang tinggal tulang dan kulit. Bapak saya juga mengatakan bahwa Mbah Isah tidak bisa berjalan lagi. Mendengar hal itu, rasa sedih langsung menyelimuti saya. Masih jelas dalam ingatan saya waktu kecil dahulu bagaimana Mbah Isah mengajarkan kami membaca Iqro' dari halaman pertama sampai saya bisa membaca Al-Qur'an.Mbah Isah adalah sosok yang sangat bersemangat dan tidak pernah lelah mengajarkan kami membaca Al-Qur'an dengan tartil. Beliau juga sosok yang tegas, tak jarang kita dimarahi karena berbicara sendiri saat disuruh berlatih membaca Al-Qur'an atau saat selesai Sholat Maghrib yang harusnya digunakan untuk berdzikir. Jika sudah marah, kami langsung terdiam dan mendengarkan karena takut. Meskipun cuma sampai kelas 4 SD saya belajar mengaji dengan beliau, namun sampai sekarang saya tidak pernah lupa akan jasa-jasa beliau dan merasa bersyukur karena telah diajar oleh beliau.